Analisis Implementasi Kebijakan Pencegahan Stunting Di Kelurahan Sememi, Kota Surabaya
DOI:
https://doi.org/10.30649/pmr.v4i1.84Keywords:
implementasi kebijakan, pencegahan stunting, pemerintahan daerah, kesehatan masyarakatAbstract
Stunting merupakan masalah kesehatan masyarakat yang memerlukan perhatian serius dalam implementasi kebijakan di tingkat kelurahan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi kebijakan pencegahan stunting di Kelurahan Sememi, Kota Surabaya dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur dan wawancara dengan stakeholder terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi kebijakan pencegahan stunting di Kelurahan Sememi menghadapi berbagai tantangan, meliputi koordinasi antar instansi, ketersediaan sumber daya, dan partisipasi masyarakat. Faktor-faktor yang mempengaruhi implementasi meliputi komunikasi kebijakan, sumber daya manusia dan anggaran, disposisi implementor, dan struktur birokrasi. Kesimpulan penelitian menunjukkan bahwa meskipun telah ada program-program pencegahan stunting, efektivitas implementasi masih perlu ditingkatkan melalui penguatan koordinasi, peningkatan kapasitas sumber daya, dan peningkatan partisipasi masyarakat. Selain itu, penelitian ini menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan kebijakan nasional yang dikoordinasikan oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia agar intervensi yang dilakukan lebih terarah dan berkelanjutan. Upaya edukasi gizi, pemantauan tumbuh kembang, serta pemberdayaan keluarga berisiko perlu dilakukan secara konsisten. Dengan pendekatan kolaboratif dan berbasis kebutuhan lokal, diharapkan program pencegahan stunting dapat berjalan lebih efektif serta memberikan dampak nyata bagi peningkatan kualitas kesehatan anak.
Downloads
References
Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan. (2019). Laporan Nasional Riset Kesehatan Dasar 2018. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI.
Edwards, G. C. (1980). Implementing Public Policy. Washington DC: Congressional Quarterly Press.
Ejournal Unitomo. (2025). Faktor-Faktor Penyebab Stunting dan Solusi yang Diambil oleh Pemerintah Kota Surabaya
Grindle, M. S. (1980). Politics and policy implementation in the third world. New Jersey: Princeton University Press.
Journal of Universitas Airlangga. (2022). Peta Potensi Pengentasan Stunting Di Kota Surabaya
Kementerian Kesehatan RI. (2020). Petunjuk Teknis Pelaksanaan Intervensi Penurunan Stunting Terintegrasi di Kabupaten/Kota. Jakarta: Direktorat Jenderal Kesehatan Masyarakat.
Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional. (2018). Rencana Aksi Nasional dalam Rangka Penurunan Stunting: Rembuk Stunting. Jakarta: Sekretariat Wakil Presiden RI.
Rahayu, A., Yulidasari, F., & Anggraini, L. (2019). Implementasi kebijakan pencegahan stunting di Indonesia: Analisis faktor pendukung dan penghambat. Jurnal Kebijakan Kesehatan Indonesia, 8(2), 78-85.
Sutrisno, E. (2021). Evaluasi program pencegahan stunting di tingkat puskesmas: Studi kasus di Kota Surabaya. Indonesian Journal of Public Health, 15(3), 234-245.
Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan. (2019). Panduan Konvergensi Program/Kegiatan Pencegahan Stunting. Jakarta: Sekretariat Wakil Presiden RI.
Wahyuni, S. (2020). Pendekatan multisektoral dalam pencegahan stunting: Pembelajaran dari berbagai negara. Jurnal Gizi dan Pangan, 15(1), 45-52.
World Health Organization. (2021). Reducing stunting in children: Equity considerations for achieving the Global Nutrition Targets 2025. Geneva: WHO Press. Sumber: Puskesmas Sememi, 2023
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Policy and Maritime Review

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.





